Hari kiamat disebut juga dengan Yaumul Hasroh, yaitu Hari Penyesalan. Karena banyak penyesalan yg terjadi pada hari tersebut.
3 DIANTARANYA ADALAH YG DISEBUTKAN DALAM AYAT-AYAT BERIKUT :
1. Ingin beramal shaleh
- Yg sudah beramal, menyesal kenapa tidak lebih banyak beramal.
- Bagaimana yg amalnya sedikit, bagaimana yg tidak punya amalan?
{ حَتَّىٰۤ إِذَا جَاۤءَ أَحَدَهُمُ ٱلۡمَوۡتُ قَالَ رَبِّ ٱرۡجِعُونِ (99) لَعَلِّیۤ أَعۡمَلُ صَـٰلِحࣰا فِیمَا
تَرَكۡتُۚ كَلَّاۤۚ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَاۤىِٕلُهَاۖ وَمِن وَرَاۤىِٕهِم بَرۡزَخٌ إِلَىٰ یَوۡمِ یُبۡعَثُونَ (100) }
[Surat Al-Mu'minun: 99-100]
2. Ingin bersedah
{ وَأَنفِقُوا۟ مِن مَّا رَزَقۡنَـٰكُم مِّن قَبۡلِ أَن یَأۡتِیَ أَحَدَكُمُ ٱلۡمَوۡتُ فَیَقُولَ رَبِّ لَوۡلَاۤ أَخَّرۡتَنِیۤ إِلَىٰۤ أَجَلࣲ قَرِیبࣲ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُن مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِینَ (10) وَلَن یُؤَخِّرَ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِذَا جَاۤءَ أَجَلُهَاۚ وَٱللَّهُ خَبِیرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ (11) }
[Surat Al-Munafiqun: 10-11]
- Menunjukkan betapa besarnya pahala sedekah.
- Harta kita yg sesungguhnya adalah yg kita sedekahkan. Ia akan memberi manfaat sampai akhirat.
- Yg kita makan, habis. Yg dipakai, usang & rusak.
3. Salah pilih teman
{ وَیَوۡمَ یَعَضُّ ٱلظَّالِمُ عَلَىٰ یَدَیۡهِ یَقُولُ یَـٰلَیۡتَنِی ٱتَّخَذۡتُ مَعَ ٱلرَّسُولِ سَبِیلࣰا (27) یَـٰوَیۡلَتَىٰ لَیۡتَنِی لَمۡ أَتَّخِذۡ فُلَانًا خَلِیلࣰا (28) لَّقَدۡ أَضَلَّنِی عَنِ ٱلذِّكۡرِ بَعۡدَ إِذۡ جَاۤءَنِیۗ وَكَانَ ٱلشَّیۡطَـٰنُ لِلۡإِنسَـٰنِ خَذُولࣰا (29) }
[Surat Al-Furqan: 27-29]
- Pilih teman yg membawa kebaikan di akhirat.
- Yg tidak membawa manfaat akhirat apalagi berpotensi menyesal di akhirat, cukup kenal saja.
Jangan sampai kita menyesal karena sedikitnya amal, kurangnya sedekah, atau salah memilih teman.
Selagi masih hidup, perbanyaklah amal saleh. Selagi memiliki rezeki, bersedekahlah. Selagi bisa memilih pergaulan, dekatilah orang-orang yang membantu kita menaati Allah.
Jangan menunda kebaikan seolah-olah kita pasti memiliki hari esok. Sebab, ketika Yaumul Hasrah tiba, penyesalan tidak lagi mengembalikan kesempatan yang telah berlalu.
Semoga Allah membimbing kita untuk memanfaatkan umur dengan ketaatan, melapangkan hati untuk bersedekah, dan mengaruniakan teman-teman yang membawa kita menuju rida-Nya. Āmīn.