Daftar SPMB Sekarang Masuk

© 2026 Qurrota A'yun

Hubungan Zina dan Wabah Menurut Al-Qur'an dan Hadits
Kaidah Islami

Hubungan Zina dan Wabah Menurut Al-Qur'an dan Hadits

RR
Rifqi Rashidi, Lc., M.Ag.
Penulis
2 menit baca

Hubungan Maksiat dan Wabah

Zina bukan hanya dosa yang merusak pelakunya. Ketika perbuatan keji ini dilakukan secara terang-terangan dan menjadi sesuatu yang dianggap biasa, dampaknya dapat merusak masyarakat.

Ka'ab Al-Ahbar rahimahullah berkata:

«إِذَا رَأَيْتَ الْوَبَاءَ قَدْ فَشَا فَاعْلَمْ أَنَّ الزَّنَا قَدْ فَشَا»

«“Jika engkau melihat wabah telah merebak, maka ketahuilah bahwa zina telah merebak.”»

(Hilyatul Auliya', 6/42)

Perkataan ini bukan hadis Nabi ﷺ, tetapi perkataan Ka'ab Al-Ahbar. Namun, terdapat hadis Nabi ﷺ yang memiliki makna serupa.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«لَمْ تَظْهَرِ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا، إِلَّا فَشَا فِيهِمُ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمُ الَّذِينَ مَضَوْا»

«“Tidaklah perbuatan keji tampak pada suatu kaum hingga mereka melakukannya secara terang-terangan, kecuali akan tersebar di tengah mereka tha'un dan berbagai penyakit yang belum pernah terjadi pada generasi sebelum mereka.”»

(HR. Ibnu Majah no. 4019)

Larangan Mendekati Zina

Allah ﷻ juga berfirman:

«وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَىٰ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا»

«“Janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan jalan yang buruk.”

(QS. Al-Isra': 32)»

Perhatikan, Allah tidak hanya melarang zina, tetapi melarang mendekatinya. Sebab, zina memiliki dampak yang luas: merusak kehormatan, keluarga, keturunan, dan tatanan masyarakat.

Namun, hadis ini tidak berarti setiap wabah pasti disebabkan oleh zina. Penyakit tetap memiliki sebab-sebab medis yang harus dipelajari dan diatasi. Dari sisi syariat, kita meyakini bahwa kemaksiatan dapat menjadi sebab datangnya musibah dan peringatan dari Allah.

Saatnya Bermuhasabah Diri

Karena itu, ketika wabah terjadi, jangan sibuk menuduh orang lain.

Mari bermuhasabah.

Apakah zina dan perbuatan keji semakin dianggap biasa? Apakah aurat semakin mudah dipertontonkan? Apakah pergaulan bebas semakin dinormalisasi? Apakah kita justru ikut menyebarkan konten yang mempromosikannya?

Jangan sampai sesuatu yang dahulu dianggap dosa, akhirnya dianggap biasa.

Wabah penyakit semestinya membuat kita menjaga tubuh. Dan peringatan tentang zina semestinya membuat kita menjaga hati, keluarga, dan masyarakat.

Semoga Allah menjaga kita dari berbagai penyakit, kemaksiatan, dan fitnah yang tampak maupun tersembunyi.

اللهم احفظنا من الفتن ما ظهر منها وما بطن.

Carousel

Bagikan artikel ini

Diskusi

Tanya Jawab Artikel Ini

Anda harus masuk terlebih dahulu untuk mengajukan pertanyaan.

Masuk untuk Bertanya
Komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Sudah punya akun? Masuk untuk berkomentar dengan nama akun Anda.

Punya cerita untuk dibagikan?

Bergabunglah menjadi author dan terbitkan tulisan Anda di Qurrota A'yun.

💬 Tanya Dong!