Ada kisah menarik dari al-Qâdhî Abû Syujâ‘, ulama yang sangat dikenal melalui matan fikihnya, al-Ghâyah wa al-Taqrîb. Beliau dikisahkan memiliki usia yang sangat panjang, sekitar 160 tahun, dari 433 H hingga 593 H.
Menariknya, meskipun telah mencapai usia setua itu, anggota tubuh beliau tetap sehat dan berfungsi dengan baik.
Ketika ditanya tentang rahasianya, beliau memberikan jawaban yang indah:
حَفِظْنَاهَا فِي الصِّغَرِ فَحَفِظَهَا اللَّهُ عَلَيْنَا فِي الْكِبَرِ
“Anggota tubuh ini kami jaga ketika masih muda, maka Allah menjaganya untuk kami ketika telah tua.”
Yang beliau maksud bukan sekadar menjaga tubuh dengan makanan dan pola hidup yang baik, tetapi menjaganya dari bermaksiat kepada Allah.
Kita hari ini sangat sadar pentingnya kesehatan. Kita menjaga makanan, berolahraga, minum vitamin, mengatur pola tidur, dan menghindari hal-hal yang merusak tubuh. Semua itu tentu baik.
Namun jangan sampai kita begitu sibuk menjaga mata agar tetap sehat, tetapi lupa menjaganya dari yang haram. Menjaga telinga agar pendengarannya tetap tajam, tetapi membiarkannya mendengar yang Allah larang. Menjaga mulut dan gigi, tetapi lupa menjaga lisan dari dusta, ghibah, dan menyakiti orang lain.
Sebab tubuh bukan hanya nikmat yang harus dirawat, tetapi juga amanah yang harus dijaga untuk apa ia digunakan.
Kisah Abû Syujâ‘ tidak berarti bahwa setiap penyakit pasti disebabkan oleh maksiat, atau orang saleh pasti akan selalu sehat. Para nabi dan orang-orang saleh pun mengalami sakit. Namun kisah ini mengajarkan satu bentuk harapan kepada Allah: anggota tubuh yang kita jaga dalam ketaatan sejak muda, semoga Allah jaga dan berkahi hingga usia tua.
Maka jangan hanya berdoa agar diberi tubuh yang sehat. Mintalah pula kesehatan yang membawa kita semakin taat:
اللَّهُمَّ عَافِنَا فِي أَبْدَانِنَا، وَاحْفَظْ جَوَارِحَنَا عَنْ مَعَاصِيكَ، وَاسْتَعْمِلْهَا فِي طَاعَتِكَ
“Ya Allah, berilah kesehatan pada tubuh kami, jagalah anggota tubuh kami dari bermaksiat kepada-Mu, dan gunakanlah ia dalam ketaatan kepada-Mu.”
Jaga kesehatan, tentu. Tetapi jangan lupa: lebih panjang daripada usia tubuh adalah pertanggungjawaban tentang untuk apa tubuh itu kita gunakan.