Bagi para pendidik, sekolah, dan pondok: jangan normalisasi pembulian! Inilah perspektif Islam dalam memandang pembulian.
Jawaban:
1. Bullying adalah dosa besar, yaitu perbuatan yang menjadikan pelakunya berstatus orang fasik.
Kitab Az-Zawajir karya Imam Ibnu Hajar al-Haitami:
الْكَبِيرَةُ الْحَادِيَةُ وَالْخَمْسُونَ بَعْدَ الْمِائَتَيْنِ السُّخْرِيَةُ وَالِاسْتِهْزَاءُ بِالْمُسْلِمِ
Artinya: "Dosa besar yang ke-251 adalah mengejek dan mengolok-olok seorang muslim."
إيذَاءُ الْمُسْلِمِ كَبِيرَةٌ مُطْلَقًا
Artinya: "Menyakiti seorang muslim adalah dosa besar secara mutlak."
2. Selain berdosa, perbuatan tersebut harus mendapatkan hukuman takzir sebagai efek jera, apalagi karena berkaitan dengan hak dan kehormatan seorang muslim.
Kitab Minhaj ath-Thalibin:
يعزر في كل معصية لا حد لها ولا كفارة بحبس أو ضرب أو صفع أو توبيخ ويجتهد الإمام في جنسه وقدره وقيل: إن تعلق بآدمي لم يكف توبيخ
Artinya: "Pelaku dikenai takzir pada setiap maksiat yang tidak memiliki had dan tidak pula kafarat, berupa penjara, pukulan, tamparan, atau teguran. Imam (penguasa) berijtihad dalam menentukan jenis dan kadarnya. Ada pula pendapat: jika maksiat itu berkaitan dengan hak sesama manusia, teguran saja tidak cukup."